OUTBOUND - TOUR - PAINTBALL - BUS PARIWISATA - WISATA BAHARI - GATHERING - LEADERSHIP
Phone. / WA. 08127927709 - 083170034454
e-mail: griyabhuana@gmail.com

Kamis, 25 Januari 2018

REUNI WONG KITO GALO...

Begitu kira-kira judul untuk kali ini. Via telpon dikabarkan akan meluncur 14 orang dari Palembang yang akan reunian dengan sohibnya di Lampung dan meminta Ge-Be menjadi pendamping dan mempersiapkan segenap akomodasinya, bolehlah.

Tetapi karena padatnya kegiatan, pada hari yang disepakati tinggal 7 orang yang bergabung, ach jadilah.... Ibu-ibu pula!




Walau gadis tahu 70-an tetapi tetap kekinian dan tak mau kalah dengan anak-anak jaman now.
Snorkel sampai dasar siapa takut?
















Kapan-kapan lebih banyak lagi ya...?!



penggemukan sapi

University of ADELEIDE
Australia

 


Bukan tanpa alasan kalau Ge-Be kali ini mendapat job yang agak nyleneh.
Jadi tour guide untuk sejumlah 'bule' dari Auzie atau Australia.
Dengan bus Puspajaya rekanan Ge-Be, kami menjemput tamu di Bandara Raden Inten.
Dengan sepotong kertas bertulis "Campus" seperti disepakati, clingak-clinguk di pintu kedatangan mencari tamu yang diharapkan.
Tak terlalu sulit, sebab kemudian serombongan tamu 'asing' muncul di antara penumpang berkulit lokal, ha ha ha....

Ketua rombongan, Mr. Wayne yang juga dosen dan prof. dari The University of Adelaide, Australia
membuka pembicaraan singkat mengenai kegiatan mereka selama berada di Lampung.

 
Rupanya beliau membawa 18 mahasiswa-mahasiswinya ke Indonesia untuk belajar mengenai penggemukan sapi yang cukup berkembang di Lampung.  
Ternyata ini juga bukan kunjungan pertamanya, sudah sekian kali ia membawa pelajar dari kampusnya untuk belajar dan melihat langsung bagaimana proses penggemukan sapi yang bibitnya memang didatangkan dari Australia itu.
Jadi bangga lho!

Uniknya....
tour dimulai dengan mengunjungi Waykambas, pusat konservasi gajah! 
Nah lho, katanya sih sebab di Australia gak ada gajah...(?)




Yang buat geleng-geleng (mengurut dada dan malu nih) harga tiket masuknya gak masuk akal.
Nih buktinya....

Bukan rombongan lho, itu perorang!!! Ayo tebak berapa juta untuk 20 orang?
Belum lagi untuk naik gajah, harus merogoh kocek lagi nih. Kapok deh....

Setelah lelah di perjalanan yang cukup "mulus"  (dalam kutip ya) bus menghantarkan tamu kita ke penginapan di hotel Serathon, Bandarlampung





Sesuai kesepakatan kami tidak diperkenankan mempublikasikan nama tempat dan mengambil dokumentasi.  (Sedikit curi-curi boleh ya...)  Satu tempat di peternakan tradisional binaan di Tanjungbintang, satu tempat penggemukan modern di Lampung Utara dan satu tempat lainnya di Lampung Selatan.

Wih sapinya lemu-lemu.  Bagaimana tidak, cuma makan dan tidurrrr...  Ini dia sedikit hasil curi-curi tadi......




Calon peternak ini juga tidak sungkan berbaur dan belajar dari wong deso lho...


Thank you, mister. See u again.











Nice Pahawang

SMP BINA PUTRA - Seputih Agung, Lampung Tengah

Gak kebayang kalau lebih dari 100 remaja putra dan putri tumpah ruah di pantai.
Bisa terbayang seperti apa riuh redahnya ya.
Begitulah ketika 3 bus besar sampai di lapangan parkir pantai Ketapang memuntahkan isinya.
Warna hari celoteh menghiasi pagi.
Tanpa basa-basi, dengan 5 kapal berlayarlah mereka bersama team gabungan Ge-Be dan GOA sebagai partner kerja, menghantar anak-anak bangsa berwisata dan gathering di ujung tahun 2016.





Setelah mendarat dan beristirahat sejenak, kegiatanpun dimulai dengan berbagai ragam permainan yang membuat suasana kembali meriah dengan teriakan dan gelak tawa....







Lelah beraktivitas makan siang dulu ach....


Ke laut gak main aair?  Gak seru dong..... Tapi keamanan tetap dijaga ya!







Tidak terbayang khan bagaimana kacau beliaunya ratusan manusia jebur bareng?


Pokoknya membawa kenangan yang tak terlupakan ya???

DAFTAR MENU